Demikianpula, lanjut Udianto, sesuai hierarki kepengurusan Dewan Adat Dayak, maka pihak Dewan Adat Dayak Kecamatan Kubu, mesti berkoordinasi dan atau meminta persetujuan tertulis dari Dewan Adat Dayak Kabupaten Kubu Raya, apabila melakukan hal-hal yang berkaitan dengan adat dan ritual adat. (aju)-Suara Pemred (Rabu, 29 Juni 2016 ; Hal. 3). GelarKehormatan Adat Dayak Kalteng diberikan sebagai bentuk penghormatan dan kepercayaan masyarakat adat Dayak Kalteng, sebagai dukungan moral dalam pelaksanaan tugas dan dalam upaya menjaga serta melestarikan kearifan lokal masyarakat Dayak di Kalteng. Turut hadir Anggota DPR RI Dapil Kalteng H. Agustiar Sabran yang juga Ketua Dewan Adat SelainDewan Adat Dayak Kanayatn yang prestisius itu, saya juga mempelajari sebuah organisasi social kemasyarakatan, dikenal sebagai LSM. Pada tahun 1981, sekelompok intelektual Dayak yang dipimpin oleh A.R. Mecer di Kota Pontianak mendirikan sebuah LSM, namanya Yayasan Karya Sosial Pancur Kasih. DADhanya sebagai wadah pemersatu masyarakat Dayak Kaltara tanpa mengintervensi dan meniadakan peran dan fungsi organisasi Dayak lainnya DewanAdat Dayak Kaltim Melantik Dewan Adat Dayak Kutim yang Diketuai Harpandi SE 460 royalty free vector graphics and clipart matching Dayak 1 of 5 Sponsored Vectors Click to reveal a promo code to Save 15% off ALL subscriptions and credits. View More Next Page 1 of 5 Free Download for Pro Subscribers! 2500 Massive Photo Overlays Bundle View & Download Available For: 17 Hours 28 Mins 16 Secs Gelaradat tersebut merupakan penghargaan yang diberikan oleh Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Murung Raya kepada Pangdam XII/ Tanjungpura dan Kapolda Kalteng. Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph dalam kesempatan itu juga menyerahkan cinderamata kepada Pangdam XII/ Tanjungpura dan Kapolda Kalteng, kemudian dilanjutkan foto bersama. DewanAdat Dayak. Tweet. Dewan Adat Dayak. Halaman Regional; Regional A-Z; Index A-Z; Berita Foto (6) Kamis, 12 Januari 2017 Pemuda Dayak Tolak Kedatangan Wasekjen MUI di Sintang MEDIACENTER, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin selaku Ketua Dewan Adat Dayak Kota Palangka Raya, melakukan Kunjungan Kaji Banding Kelembagaan Adat ke Majelis Desa Adat Bali Provinsi Bali, Sabtu (4/6/2022). LOGO HUT KOTA PALANGKA RAYA . Dewan Adat Dayak Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), mengusulkan memperoleh redistribusi tanah objek reforma agraria. Hal itu disampaikan Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten PPU Helena Samuel Legi saat bertemu Presiden Joko Widodo di lokasi kemah pada kawasan Titik Nol Ibu Kota Negara Nusantara. NgvTP. Jakarta - Dewan Adat Dayak mempertanyakan nasib masyarakat adat yang selama ini telah menetap di wilayah yang sekarang ditetapkan sebagai Ibu Kota Nusantara IKN. Apakah mereka akan direlokasi?Pertanyaan dari Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Penajam Paser Utara, Helena, itu dibacakan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden KSP, Rawanda Wandy Tuturoong dalam Konsultasi Publik II Rancangan Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang IKN."Terkait relokasi, sebaiknya tidak direlokasi masyarakat adat, masyarakat setempat. Lalu kalaupun ada relokasi dari KIPP Kawasan Inti Pusat Pemerintahan agar dibuatkan rumah/lahan, lalu ada tunjangan kehidupan," kata Rawanda menyampaikan pertanyaan Helena. Menanggapi pernyataan tersebut Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Abdul Kamarzuki, mengatakan rencana relokasi seperti transmigrasi lokal pernah disampaikan beberapa kali oleh Menteri ATR/Kepala BPN. Hal itu memungkinkan, apalagi pemerintah sudah membentuk Bank Tanah."Baru saja pemerintah memiliki apa yang dinamakan dengan Bank Tanah, dan kita sudah juga punya sebagian tanah di wilayah Penajam Paser Utara di sebelah selatannya daripada IKN ini dan tidak begitu jauh dari KIPP. Nanti mungkin itu bisa juga," itu, lanjut dia, tentunya perlu melalui Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan, dan Pemanfaatan Tanah IP4T."Jadi perlu diinventarisasi ulang pemilikan, penguasaan tanah di masyarakat yang ada yang nanti diperlukan, jika diperlukan relokasi dan lain lain atau penggantian," tambah ke halaman berikutnya, masih ada informasi yang menarik. Langsung klik halaman berikutnya Cornelius Kimha sebagai ketua umum Dewan Adat Dayak DAD Kalimantan Barat periode 2023-2028. Foto Yus Rizal/ Hi!PontianakHi!Pontianak - Musyawarah Dewan Adat Dayak MUSDAD IV telah memilih Cornelius Kimha sebagai ketua umum Dewan Adat Dayak DAD Kalimantan Barat periode yang menjadi orang nomor satu di Dewan Adat Dayak DAD Kalimantan Barat ini mengalahkan dua calon lainnya yaitu Jakiyus Sinyor yang merupakan ketua umum DAD incumbent dan Yulius Aho, seorang pengusaha pidato pertamanya, Cornelius Kimha mengapresiasi kinerja panitia dalam melaksanakan musyawarah DAD kali ini, walaupun dengan segala keterbatasan tetap bisa menjalankan acara dengan baik. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada peserta MUSDAD yang dalam hal ini merupakan perwakilan 14 DAD Kabupaten/kota.“Saya mengucapkan terima kasih. Saya berdiri di sini, sudah barang tentu bukan hanya maunya saya, karena diajukan kalian. Artinya saya mengucapkan terima kasih mempercayakan jabatan yang memegang marwah, martabat masyarakat Dayak. Terutama dengan beban masalah yang masih kita hadapi di lapangan,” bupati kabupaten Pontianak sekarang Mempawah ini ingin melakukan pembenahan struktur manajemen DAD dalam program kerja pertamanya.“Apakah dengan struktur yang ada itu perlu dilanjutkan atau kita memilih fungsi-fungsi rekrutmen yang lebih efektif dan efisien. Karena ini tugasnya di provinsi, tapi kegiatannya banyak di daerah. Sebaiknya ini didelegasikan kepada kabupaten/kota, kewenangan-kewenangan yang ada di tingkat provinsi,” Kimha juga mengapresiasi kepemimpinan DAD Kalbar sebelumnya telah menyelesaikan masalah-masalah serta rencana dari pengurus sebelumnya lagi yang belum terlaksana. Seperti masalah sosial kemasyarakatan yang terjadi pada masyarakat Dayak Kalimantan barat khususnya. Peningkatan SDM juga jadi salah satu misi yang berhasil dijalankan. Ia meminta Jakiyus Sinyor untuk menjadi Dewan Pembina dalam kepengurusan berikutnya.