Could, Should, Would - Perbendaharaan kata dalam bahasa inggris memang menarik untuk dibahas. Termasuk yang tiga modal yang berbunyi hampir sama, yaitu should, could, dan would. Ketiganya merupakan kata kerja bantu (auxiliary verbs), yang berarti mereka berfungsi untuk mendampingi kata kerja utama. Misalnya: "He would like to meet grandmom Sedangkan, kata "be able to" dan "could" sama-sama digunakan untuk menyatakan situasi tetapi penggunaan "be able to" digunakan pada bentuk sekarang (present) sedangkan "could" digunakan pada bentuk "simple past". Baik, begitu saja yang dapat penulis sampaikan. Semoga artikel ini bermanfaat dan terimakasih telah membaca 1. Perbedaan Fungsi. Perbedaan may dan can dalam bahasa Inggris yang pertama yaitu perbedaan fungsi di antara keduanya. Kata may memiliki fungsi untuk memohon perizinan atau memberikan izin. Di sisi lain, kata can memiliki fungsi yaitu untuk menunjukkan kemampuan yang dimiliki oleh orang lain, benda lain, makhluk lain, atau diri anda sendiri. Seperti pertanyaan meminta bantuan atau kerjasama seseorang. Kata kerja ini termasuk dalam modal auxiliaries verbs (kata kerja bantu). 1. Would you Kata kerja "Would you" digunakan untuk meminta pada kesediaan untuk melakukan sesuatu. 2. Could you Kata kerja "Could you" digunakan untuk menanyakan kemampuan untuk melakukan sesuatu. 3 Salah satu modals yang cukup sering dijumpai adalah could, yang dapat berarti "bisa" atau "mampu". Could pada dasarnya merupakan bentuk lampau dari can (bisa, mampu, dapat). Meski begitu, could dapat diterapkan ke dalam berbagai penggunaan dan bukan sebagai bentuk lampau can saja. O iya, perlu diingat, semua kata kerja modal selalu diikuti dengan kata kerja bentuk pertama. Misalnya, "I can play badminton". Pada mata pelajaran bahasa Inggris, materi modals "can" dan "will" ini juga dipelajari saat duduk di kelas 8 SMP, lo. Maka dari itu, untuk mengasah pemahaman, kita bisa mengerjakan kumpulan soal-soal terkait materi tersebut. Can dan could umumnya digunakan untuk menyatakan "kemampuan, perintah, kebutuhan, kemauan, dan kemungkinan". Can adalah bentuk present tense (bisa digunakan juga dalam bentuk future tense), sedangkan could adalah bentuk past tense. Keduanya dapat digunakan untuk membuat kalimat dengan rumus sebagai berikut: Possitive : Subject + Can / could Ada perbedaan yang penting antara penggunaan will dan would. Tahu kapan harus menggunakan masing-masing kata dengan tepat adalah salah satu hal penting dalam menguasai Bahasa Inggris. Baik will maupun would adalah auxiliary verbs yang juga dikenal sebagai modal verbs (kata kerja yang menunjukkan kemungkinan, ijin, permintaan, dan sebagainya.) Selain kedua kata ini, modal verbs juga CAN digunakan untuk meminta atau memberi ijin melakukan sesuatu secara tidak formal. Contoh: Can I borrow your pen for a minute? (Boleh aku pinjam pulpenmu sebentar?) - meminta ijin You can play in the park after you finish your lunch. (Kamu boleh main di taman setelah menghabiskan makan siangmu.) - memberi ijin 7. Penggunaan "Hope" yang Diikuti Preposisi "For" Selain enam cara di atas, kata "hope" juga tak jarang diikuti dengan preposisi "for". Berbeda dengan to + infinitive dan base verb, pola yang satu ini biasanya digunakan untuk menunjukkan sebuah kata sifat atau adjective seperti better, positive, good, dan masih banyak lagi TfPX.